Gambaran Anak Perusahaan

PT Mahakam Sumber Jaya MSJ

MSJ didirikan pada tahun 1994 dan menerima kontrak Batubara generasi ketiga Karya ("Kontrak Karya") pada tahun 2000. MSJ memulai eksploitasi pertambangan pada tahun 2004, dan saat ini menjadi operasi terbesar Perusahaan dalam hal volume produksi. Operasi pertambangan MSJ berada dalam jarak rata-rata sekitar 40 km dari lokasi fasilitas pengolahan batubara dan pemuatan tongkang di Separi dan dapat diakses melalui jalan pengangkutan khusus yang dikelola oleh MSJ. MSJ menggunakan metode “open-cut” sepanjang area tambang, teknik pengupasan tanah penutup melalui pertambangan dan kontraktor pengangkutan.

MSJ menerima sertifikasi ISO 9001:2008; ISO 14001:2004; serta OHSAS 18001:2007 untuk operasi pertambangan batubara.


PT Santan Batubara (“SB”)

SB didirikan pada tahun 1998 dan masuk ke dalam Kontrak Karya generasi ketiga pada tahun yang sama. Operasi penambangan komersial dimulai di lokasi tambang Separi pada kuartal pertama 2009. SB memberlakukan metode penambangan yang hampir sama dengan MSJ, menggunakan metode “open cut” sepanjang tambang. Jarak antara lokasi penambangan SB dengan fasilitas pemuatan tongkang di Separi adalah sekitar 45 km. Dikarenakani lokasi tambang SB yang berdekatan dengan lokasi operasi MSJ, SB menggunakan jalan angkut dengan MSJ.
Namun saat ini, terkait dengan kondisi pasar batubara yang kurang baik, manajemen SB menghentikan sementara proses penambangan batubaranya.

PT Tambang Batubara Harum (“TBH”)

TBH didirikan pada tahun 1996. TBH memulai kegiatan eksplorasinya pada tahun 1997 dan pada bulan Agustus 2011 memperoleh Ijin Usaha Pertambangan (“IUP”) Operasi Produksi. TBH juga memperoleh Izin Pinjam Pakai pada bulan November 2011. Kegiatan operasi pertambangan komersial diharapkan dapat dimulai pada tahun 2017, tergantung kepada kondisi pasar.

PT Karya Usaha Pertiwi (“KUP”)

Harum Energy mengakuisisi 50,5% kepemilikan di KUP pada bulan Januari 2013. KUP memperoleh Izin Usaha Pertambangan (“IUP”) Produksi pada bulan September 2010 dan memperoleh Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan pada bulan Oktober 2010. KUP terletak berdampingan dengan MSJ dan SB dan akan memanfaatkan infrastruktur yang ada. Operasi penambangan komersial diharapkan dapat dimulai pada KUP tahun 2017, tergantung pada kondisi pasar.