Hasil Keputusan RUPS - Tahun Buku 2018

May 20, 2019
SHARE Facebook Twitter

PENGUMUMAN
RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN 
PT HARUM ENERGY TBK

(“Perseroan”)

Direksi Perseroan dengan ini memberitahukan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) Tahun Buku 2018 telah dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Mei 2019 pukul 15.15 – 15.50 WIB di Ballroom Hotel Pullman, Jl. MH. Thamrin No. 59, Jakarta Pusat.

Mata Acara:

Mata acara RUPST adalah sebagai berikut:

  1. Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2018 termasuk di dalamnya Laporan Kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
  2. Penetapan penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2018.
  3. Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2019 dan menentukan persyaratan lainnya.
  4. Penetapan gaji dan honorarium untuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris Tahun Buku 2019.

Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi

RUPST dihadiri oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagai berikut:

 Dewan Komisaris  Direksi
 Komisaris Utama   Lawrence Barki  Direktur Utama  Ray Antonio Gunara
 Komisaris    Drs. Yun Mulyana  Direktur    Ir. Eddy Sumarsono
 Komisaris    Basrief Arief S.H., M.H.  Direktur    Kenneth Scott Andrew Thompson
 Komisaris    Steven Scott Barki  Direktur Independen  Hadi Tanjaya
 Komisaris Independen  Agus Rajani Panjaitan    
 Komisaris Independen  Sony Budi Harsono    

 

Kuorum Kehadiran

Kuorum kehadiran dari para Pemegang Saham atau kuasa Pemegang Saham Perseroan yang sah dari total keseluruhan saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh Perseroan, setelah dikurangi jumlah saham hasil pembelian kembali (buy back) saham Perseroan sebanyak 136.982.100 (seratus tiga puluh enam juta sembilan ratus delapan puluh dua ribu seratus) lembar saham, adalah sebagai berikut:

 Keterangan  Kehadiran
 Jumlah saham yang hadir  2.087.126.956
 Persentase  81.317%

 

Kesempatan Tanya Jawab

Sesuai dengan tata tertib yang sudah dibacakan dan dibagikan kepada seluruh pemegang saham, setiap mata acara memberikan kesempatan kepada para pemegang saham atau kuasanya yang sah untuk mengajukan pertanyaan. Dalam RUPST, tidak terdapat pertanyaan dari Pemegang Saham atau kuasanya yang sah atas materi presentasi yang disampaikan pada agenda-­1 (kesatu) sampai dengan agenda-­4 (keempat) RUPST.

Mekanisme Pengambilan Keputusan

Keputusan diambil secara musyawarah untuk mufakat. Namun, apabila ada pemegang saham atau kuasanya yang sah yang tidak setuju atau memberikan suara blanko, maka keputusan diambil dengan cara pemungutan suara dengan menyerahkan kartu suara.

Hasil Pemungutan Suara Dan Hasil Keputusan

 I. Pelaksanaan pemungutan suara RUPST Perseroan adalah sebagai berikut:

 

Mata Acara

Hasil Pemungutan Suara

Setuju

Tidak Setuju

Abstain

1

2.085.856.697 saham

(99.939%)

-

1.270.259 saham

(0.061%)

2

2.087.126.956 saham

(100%)

-

-

3

2.076.926.445 saham

(99.511%)

10.200.511 saham

(0.489%)

-

4

2.086.760.098 saham

(99.982%)

-

366.858 saham

(0.018%)

 

II. Hasil Keputusan RUPST adalah sebagai berikut:

  1. a. Menyetujui dan mengesahkan :
    (i)  Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2018, termasuk Laporan Kegiatan Usaha Perseroan dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Untuk Tahun Buku 2018.
    (ii) Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, dengan pendapat wajar, dalam semua hal yang material, sebagaimana dinyatakan dalam laporan No. 00314/2.1032/AU.1/02/0685-1/1/III/2019 tanggal 27 Maret 2019.

    b. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) kepada setiap anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 sejauh tindakan tersebut tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2018. 
  1. Menyetujui penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2018 sebagai berikut:
    a. Sebesar USD 100.000 (0,35% dari Modal Ditempatkan/Disetor Perseroan), ditetapkan sebagai Dana Cadangan untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang Undang No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dan sesuai Pasal 32 Anggaran Dasar Perseroan; sehingga nantinya Dana Cadangan Perseroan menjadi sebesar USD 3.887.485, atau setara dengan 13,46% dari keseluruhan modal ditempatkan dan disetor dalam Perseroan.
    b. Sebesar Rp 100 milyar atau setara dengan USD 6.916.586 yang mencerminkan 21.74% dari laba bersih tahun buku 2018 sebagai dividen tunai, atau sebesar Rp 38.96  per lembar saham (16 Mei 2019, USD 1 = Rp 14.458,-). Sisanya sebesar USD 24.792.633 untuk menambah saldo laba guna mendukung pengembangan usaha Perseroan.
    c. Selanjutnya memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk mengatur tata cara pembayaran dividen tunai tersebut..

  1. a.  Memberikan Memberikan kuasa dan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2019, dengan ketentuan bahwa Kantor Akuntan Publik yang akan ditunjuk telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan serta memiliki reputasi yang baik.
    b.  Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan persyaratan lain, besarnya jasa audit dengan memperhatikan kewajaran dan ruang lingkup pekerjaan audit.

  2. a.  Memberikan kuasa dan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji dan honorarium bagi anggota Direksi untuk Tahun Buku 2019.
    b.  Menetapkan gaji dan honorarium bagi anggota Dewan Komisaris untuk Tahun 2019 dengan jumlah maksimum tidak lebih besar dari USD 2.500.000, dan memberikan kuasa dan wewenang kepada Komisaris Utama untuk menetapkan pembagian di antara anggota Dewan Komisaris.

Sehubungan dengan keputusan mata acara ke 2 tersebut di atas, Rapat telah memutuskan untuk dilakukan pembayaran dividen dari laba bersih Perseroan sebesar Rp 100 milyar atau sebesar Rp 38.96 per lembar saham yang akan dibagikan kepada Pemegang Saham Perseroan, maka dengan ini diberitahukan Jadwal dan Tata Cara Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2018 sebagai berikut:

No Keterangan Tanggal
1 Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
a. Pasar Reguler dan Negosiasi
b. Pasar Tunai

24 Mei 2019
28 Mei 2019
2 Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
a. Pasar Reguler dan Negosiasi
b. Pasar Tunai

27 Mei 2019
29 Mei 2019
3 Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak Dividen (Recording Date) 28 Mei 2019
4 Tanggal Pembayaran Dividen Tunai 19 Juni 2019

 

Tata Cara Pembagian Dividen Tunai:

  1. Dividen Tunai akan dibagikan kepada Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (“DPS”) atau recording date pada tanggal 28 Mei 2019 dan/atau pemilik saham Perseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) pada penutupan perdagangan tanggal 28 Mei 2019.
  2. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI, pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui KSEI dan akan didistribusikan ke dalam rekening perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian pada tanggal 19 Juni 2019. Bukti pembayaran dividen tunai akan disampaikan oleh KSEI kepada Pemegang Saham melalui Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian dimana Pemegang Saham membuka rekeningnya. Sedangkan bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI, maka pembayaran dividen tunai akan ditransfer ke rekening Pemegang Saham.
  3. Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak sesuai dengan peraturan perundang-­undangan perpajakan yang berlaku. Jumlah pajak yang dikenakan akan menjadi tanggungan Pemegang Saham yang bersangkutan dan dipotong dari jumlah dividen tunai yang menjadi hak Pemegang Saham yang bersangkutan.
  4. Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Dalam Negeri yang berbentuk badan hukum yang belum mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (“NPWP”) diminta menyampaikan NPWP kepada KSEI atau Biro Administrasi Efek/ BAE PT Datindo Entrycom (“BAE”) dengan alamat Jl. Hayam Wuruk No. 28, Jakarta 10120 paling lambat tanggal 28 Mei 2019 pada pukul 16.00 WIB. Tanpa pencantuman NPWP, dividen tunai yang dibayarkan kepada Wajib Pajak Dalam Negeri tersebut akan dikenakan tarif PPh lebih tinggi 100% dari tarif normal.
  5. Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang pemotongan pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (“P3B”) wajib memenuhi persyaratan Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-­25/PJ/2018 tentang Tata Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda serta menyampaikan form DGT-­1 atau DGT-­2 yang telah dilegalisasi oleh Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa kepada KSEI atau BAE sesuai peraturan dan ketentuan KSEI. Tanpa adanya dokumen dimaksud, dividen tunai yang dibayarkan akan dikenakan PPh pasal 26 sebesar 20%.
  6. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya dalam penitipan kolektif KSEI, bukti pemotongan pajak dividen dapat diambil di Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian dimana Pemegang Saham membuka rekening efeknya dan bagi Pemegang Saham Warkat diambil di BAE mulai tanggal 22 Juli 2019.

 

Jakarta, 20 Mei 2018
PT Harum Energy Tbk
Direksi